Kami sama dengan kalian. Dengan segala
kekurangan, Allah memberi kami waktu untuk berubah. Semua orang punya
kesempatan untuk memlih jalan ini. Hanya saja, siapa yang benar-benar mau
mengambilnya, dengan konsekuensi perngorbanan sesuatu yang lain. Pengorbanan
apa? Ya mungkin pengorbanan waktu tidur berkurang – atau bahkan tidak ada,
tugas dan materi double, tuntutan kerja keras, amanah bertambah, masa libur
berkurang.
Manis asin kisah mahasiswa-santri. Tidak
ada kisah pahit di dunia ini. Itu hanya asin, yang membuat kalian meringis
sejenak ketika mencicipnya. Kocak, mengharukan, menyedihkan, warna-warni
terbumbung dari sini, kami menyebutnya Rumah Cahaya.
80% based on true story, sisanya susunan
kisah dan kalimat dari penulis (hehehe). Semoga masing-masing bisa mengambil
pelajaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar